Selasa, 09 Maret 2010
TUGAS KELOMPOK TEORI ORGANISASI UMUM 2
1.muhammad reza fahrizal (11108351)
2.tejo siam (11108929)
3.wahyudi (12108025)
4.firdaus fajri (12108387)
5.wahyu wibowo.H(12108023)
Tugas diskusi dan kelompok :
1. Jelaskan alasan produsen (penjual) perlu mengetahui elastisitas permintaan terhadap suatu barang yang diproduksi (dijual)?
Jawab:
Alasan produsen mengetahui elastisitas permintaan suatu barang ialah agar produsen dapat mengantisipasi adanya perubahan yang terjadi pada selera konsumen, agar segmentasi pasar menjadi lebih efektif, serta adanya produktivitas dalam penjualan barang kepada konsumen. Dengan produsen mengetahui hal tersebut, maka produsen dapat melakukan diferensiasi produk atau difersifikasi produk serta meningkatkan efektifitas dan produktivitas produk apabila terjadi penurunan pada permintaan konsumen.
2. Apa yang dimaksud dengan
(a) elastisitas harga permintaan barang X :
- derajat kepekaan dari permintaan suatu barang terhadap perubahan harga barang yang dimaksud
(b) elastisitas silang antara barang A dan barang B:
- derajat kepekaan dari permintaan suatu barang terhadap perubahan harga barang
(c) elastisitas pendapatan terhadap permintaan barang X:
- derajat kepekaan dari permintaan suatu barang terhadap perubahan pendapatan
3. Bagaimana cara penjual mengetahui bahwa permintaan terhadap barang yang dijual adalah elastis, inelastic atau elastisitas uniter?
Jawab:
- Elastis : Permintaan suatu barang bersifat elastic apabila elastisitas harga lebih besar dari 1
- Inelastis : Permintaan suatu barang bersifat inelastic apabila elastisitas harga lebih kecil dari 1
- Elastisitas uniter ( tunggal) : Permintaan suatu barang bersifat elastisitas tunggal apabila elastisitas harga sama dengan 1.
4. Apakah yang dimaksud dengan nilai koefisien elastisitas harga permintaan barang X adalah inelastic?
Jawab :
Koefisien elastisitas harga permintaan adalah: Prosentase perubahan permintaan yang diakibatkan oleh 1% perubahan dari factor penentu (harga barang itu sendiri, harga barang lain, pendapatan, dll)
Sedangkan koefisien elastisitas harga permintaan dikatakan inelastic apabila setiap perubahan harga 1% diikuti dengan perubahan permintaan kurang dari 1%.
5. Bagaimana anda dapat mengetahui jenis hubungan diantara dua macam barang bersubstitusi, berkomplemen atau independent?
Jawab :
Apabila kedua barang tersebut adalah barang subtitusi, maka koefisien elastisitas silang antara kedua barang tersebut akan menunjukan angka positif yang berarti jumlah barang yang diminta naik sedikit dan tidak terlalu signifikan,
Sedangkan apabila kedua barang tersebut adalah barang komplementer, maka koefisien elastis silang antara kedua barang tersebut menunjukan angka negative sehingga jumlah barang yang diminta akan turun pada saat harga naik.
Apabila kedua barang tersebut adalah barang pokok, maka koefisien pendapatan terhadap barang tersebut akan mengalami kenaikan lebih kecil dari 1 apabila jumlah pendapatannya naik.
6. Apakah perbedaan antara elastisitas busur dengan elastisitas titik. Buatlah ilustrasi menghitung besarnya koefisien elastisitas harga permintaan barang X dengan menggunakan metode elastisitas busur dan metode elastisitas titik.
Jawab :
Elastisitas busur digunakan apabila dalam soal diketahui harga dan jumlah secara lengkap
Contoh:
Titik Harga (P) Kuantitas (Q)
A 12 30
B 10 50
Maka rumus elastisitasnya adalah:
Ed = ∆ Q * (P1 + P2) / 2
∆ P (Q1 + Q2) / 2
Ed = (50 – 30) * (12 +10) / 2
(10 – 12) (30 + 50) / 2
= -20 * 11 -2 40
= 2,75
Sedangkan metode elastisitas busur digunakan apabila soal elastisitas berbentuk aljabar.
Contohnya:
Permintaan suatu barang: Q = 60 – 10P
Ed = – ∂ Q * P
∂ P Q
Jika P = 2, maka Q = 40
Ed = – (-10)* 2 / 40 = 0,5
7. Berikan uraian analisis untuk nilai koefisien elastisitas permintaan berikut;
(a)ep = -5 ;
(b) ex.y = 2 ;
(c) eI = 0,4
Jawab:
a) Ep = -5 maka setiap kenaikan harga 1% mengakibatkan penurunan permintaan sebesar 5%
b) Ex.y = 2 maka kedua barang tersebut merupakan barang subtitusi yang artinya apabila harga naik 1% maka permintaan barang tersebut akan naik
c) EI = 0,4 barang tersebut merupakan barang pokok atau barang normal karena jika terjadi kenaikan 1% pendapatan maka permintaan barang tersebut akan naik 0,4%
8. Besarnya koefisien elastisitas harga penawaran barang X adalah 3. berikan penjelasan dari besarnya nilai koefisien tersebut.
Jawab:
Apabila besarnya koefisien penawaran X = 3, maka bila harga naik 1% permintaan terhadap barang tersebut naik 3%, kejadin ini disebut elastis karena koefisien penawaran lebih besar dari 1.
9. Permintaan terhadap barang X ditunjukkan oleh persamaan Q = 10 – 2P. Tentukan besarnya koefisien elastisitas harga permintaan barang X pada tingkat harga barang X adalah 3. jika produsen (penjual) ingin meningkatkan penerimaan total (TR), kebijakan harga apa yang harus diambil (menaikkan harga atau menurunkan harga), berikan alasan jawaban anda.
Jawab :
Untuk P = 3
Q = 10 – 2P
Q = 10 – 6
Q = 4
Untuk P = 4
Q =10 – 2P
Q =10 – 8
Q = 2
(-1/ -2)*(3 / 4)
= (-0,5) * (3 / 4)
= -0,375 = 0,375
Pada saat harga naik sebesar 1% maka permintaan akan turun sebesar 0,375%. Jika perusahaan ingin meningkatkan total penerimaan, melalui kebijakan harga yaitu dengan cara perusahaan harus menaikan harga karena persentase kenaikan harga lebih besar dibanding persentase penurunan permintaan.
10. Setelah dilakukan penelitian mengenai respon konsumen terhadap permintaan barang X, ditemukan besarnya koefisien elastisitas silang antara barang X dengan barang Y adalah -3. berikan analisis nilai koefisien elastisitas silang antara barang X terhadap barang Y. Bagaimana hubungan antara barang X dan barang Y, berikan penjelasan.
Jawab :
Jika Ex.y = -3, maka kedua barang tersebut merupakan barang komplementer yang artinya jika harga X naik 1% maka permintaan terhadap barang Y akan menurun.
11. Penawaran barang X ditunjukkan oleh persamaan Qsx = 4P – 5. tentukan besarnya koefisien elastisitas harga penawaran barang X pada tingkat harga barang X adalah 3. Bagaimana sifat penawaran barang X (elastis, inelastic atau elastisitas uniter)?
Jawab :
Qsx = 4P – 5
Pada tingkat harga (P) = 3
Qsx = 7
Pada tingkat harga (P) = 4
Qsx = 11
Es = (-1 / -4) * (3 / 7)
Es = (0,25) * (0,428)
Es = 0,584
Apabila terjadi kenaikan harga 1% akan mengakibatkan kenaikan penawaran sebesar 0.584 %. Elastisitas penawaran ini berbentuk in elastis.
12. Jika harga barang X turun 20% berakibat jumlah barang X yang diminta naik 40%. Tentukan besarnya koefisien elastisitas harga permintaan barang X.
Jawab:
Syarat fungsi permintaan
P/(Qdx) = Q-Px
Jika : P = 20 % = 0.02
: Q = 40 % = 0.04
: Q = 0,4 – 0,2P
: Q1= – 0,2
π = (Qdx1 / Qdx) P
π = {-0,2 / (0,4 – (0,2)2)}0,2
π = – 0,1 ————– inelastis
13. Kenaikan harga barang Y dari Rp. 6.000 menjadi Rp. 10.000 menyebabkan jumlah barang X yang diminta naik dari 20 unit menjadi 25 unit. Tentukan besarnya koefisien elastisitas silang antara barang X dan barang Y pada tingkat harga barang Y sebesar Rp. 10.000. Apakah hubungan antara barang X terhadap barang Y.
Jawab :
Py1 = 6000, Py2 = 10000 ——– 4000
Qx1 = 20, Qx2 = 25——————— -5
(5 / 4000) = 0,00125
Exy = -0,00125 * (10000 / 25)
Exy =- 0,5
Barang ini bersifat komplementer yangv artinya apabila terjadi kenaikan harga 1% pada barang X, maka akan mengakibatkan penurunan permintaan sebesar 0,5% pada barang Y.
14. Permintaan terhadap barang X ditunjukkan oleh persamaan:
Qdx = 34 – 0,8Px + 0,3Py + 0,04I
a. Tentukan elastisitas harga permintaan barang X pada harga Px = 10 ; harga barang Y pada harga Py = 20 dan pendapatan konsumen I = 5.000. Jelaskan tentang nilai koefisien elastisitas harga permintaan barang X tersebut.
b. Tentukan elastisitas silang antara barang X dan barang Y pada harga Px = 10 ; harga barang Y pada harga Py = 20 ; dan pendapatan konsumen I = 5.000. Jelaskan nilai koefisien elastisitas silang antara barang X dan barang Y tersebut.
c. Tentukan elastisitas pendapatan konsumen terhadap permintaan barang X pada harga Px = 10 ; harga barang Y pada Py = 20 ; dan pendapatan konsumen I = 5.000. Jelaskan nilai koefisien elastisitas pendapatan konsumen terhadap permintaan barang X tersebut.
Jawab :
Qdx = 34 – 0.8px + 0.3py + 0.04I
Qdx = 34 – 0.8(10) + 0.3(20) +0.04(5000)
= 34 – 8 + 6 + 200
= 232
a.
Ep = – (-0.8) . (10 / 232)
Ep = 0,034
Ep = – ∂Qx . P
∂Px . Qx
∂Qx / ∂Px = -0.8
Nilai koefisien 0,034 menunjukan setiap perubahan harga barang X sebesar 1% akan mengubah jumlah barang X yang diminta sebesar 0,034% dengan arah negative (elastisitas permintaan). Jika harga barang X naik 1% maka jumlah barang X yang diminta turun 0,034%, ceteris paribus. Sifat permintaan barang X adalah inelastic, ditunjukkan dengan nilai koefisien lebih kecil dari 1. jika perusahaan ingin meningkatkan penerimaan total (TR) melalui kebijakan harga, yakni dengan cara perusahaan tersebut harus menaikkan harga. Karena jika permintaan suatu barang inelastic, persentase penurunan jumlah barang yang diminta lebih rendah daripada kenaikan harga. Akibatnya penerimaan perusahaan dapat meningkat.
b. Exy = ∂Qx . P
Ep = (0.3) . (20 / 232)
Ep = 0,025
∂Px . Qx
∂Qx / ∂Px = 0.3
Nilai koefisien elastisitas silang antara barang X dan barang Y1 adalah 0,025 menunjukkan bilamana harga barang Y1 naik 1% maka jumlah barang X yang diminta akan naik sebesar 0,025%. Nilai koefisien bernilai positif artinya barang X bersubstitusi terhadap barang Y1.
c.
Ep = (0.04) . (5000 / 232)
Ep = 0,86
Exy = ∂Qx . I
∂I . Qx
∂Qx / ∂Px = 0.04
Nilai koefisien pendapatan terhadap permintaan barang X adalah 0,86 menunjukkan bilamana pendapatan naik 1% maka jumlah barang X yang diminta akan naik sebesar 0,86%. Koefisien elastisitas pendapatan terhadap permintaan barang X lebih kecil dari 1 dan positif artinya barang X adalah barang normal dan termasuk dalam kategori barang kebutuhan pokok.
15. Hasil suatu penelitian terhadap perilaku perusahaan dalam menawarkan barang X yang diproduksi dirumuskan dalam suatu persamaan penawaran sebagai berikut:
Qsx = 100 + 15Px – 10Py – 4N
Tentukan nilai koefisien elastisitas harga penawaran barang X pada tingkat harga barang X (Px) = 12, harga input Y (Py) = 5 dan jumlah macam barang pesaing (N) = 5. Berikan penjelasan nilai koefisien elastisitas tersebut.
Jawab:
Qsx = 100 + 15Px – 10Py – 4N
Qsx = 100 +15(12) – 10(5) – 4(5)
Qsx = 100 + 180 – 50 – 20
Qsx = 210
Ep = – (15) . (12 / 210)
Ep = 0,857 ———— inelastis
Ep = – ∂Qx . P
Teori Organisasi Umum 2
1. Apa yang menjadi factor utama penggerak kegiatan ekonomi dan bagaimana
kegiatan suatu perekonomian dapat berkembang?
Jawab :
Factor utama penggerak kegiatan ekonomi meliputi :
*
- Kebutuhan ekonomi, sifatnya tidak terbatas
*
- Kelangkaan (scarcity), ketersediaannya terbatas
*
- Pilihan (Alternatif), penggunaan sumber daya untuk tujuan tertentu
*
- Konsep ekonomi, dibedakan antara kebutuhan (need), dan keinginan (want).
Kegiatan suatu perekonomian dapat berkembang bilamana didasarkan karna adanya pembangunan dan pertumbuhan ekonomi disuatu Negara. Disetiap Negara tentu tidak akan sama perkembangan ekonominya. Missal, pada Negara maju dan berkembang.
2. Anda mempunyai anggaran sebesar Rp. 300.000 setiap bulan, sementara anda mempunyai bermacam-macam kebutuhan untuk hidup anda selama satu bulan. Anda harus menentukan secara cermat penggunaan anggaran yang anda miliki agar kebutuhan anda dalam satu bulan dapat dipenuhi secara optimal. Dalam konteks ini, mana yang termasuk dalam kelangkaan sumberdaya dan mana yang termasuk usaha mengelola sumberdaya yang langka secara efisien ?
Jawab :
Yang dimaksud kelangkaan ialah, kelangkaan dalam memenuhi kebutuhan hidup kita sehari – hari dalam sebulan., dan kenapa disebut langka, karna dalam sebulan kita hanya dianggarkan sebesar Rp. 300.000,- sedangkan kebutuhan hidup kita bermacam – macam sehingga mungkin banyak, dari beberapa kebutuhan kita yang tidak tercukupi atau terbeli. Dalam kehidupan sehari- hari kita harus cermat memisahkan mana kebutuhan pokok dan mana yang bukan, sehingga kita bisa dengan mudah mengelola anggaran yang ada secara efisien.
3. Sebulan perusahaan memanfaatkan sumber air alam untuk menghasilkan air minum kemasan. Perusahaan yang memproduksi air minum kemasan ini termasuk satu-satunya perusahaan ada di pasar. Perusahaan tersebut menentukan harga air minum kemasan yang dihasilkan dan ia memperoleh keuntungan. Perusahaan lain yang memproduksi air minum kemasan bermunculan karena perusahaan yang terdahulu mampu menciptakan keuntungan. Perkembangan perusahaan air minum kemasan memberikan sumbangan (kontribusi) kepada produksi nasional (pendapatan nasional). Di samping itu, munculnya perusahaan yang memproduksi air minum kemasan ini akan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Dalam konteks ini, mana yang termasuk pembahasan ekonomi mikro dan mana yang termasuk dalam pembahasan ekonomi makro.
Jawab :
- yang termasuk ekonomi mikro yaitu perusahaan yang menentukan harga air kemasan tersebut, dan munculnya perusahaan yang lain yang memproduksi air kemasan karena keuntungan dari perusahaan terdahulu, sedangkan
- yang termasuk ekonomi makro yaitu perkembangan perusahaan memberikan sumbangan(kontribusi) pada produk nasional (pendapatan nasional) dan munculnya perusahaan yang memproduksi air minum kemasan ini akan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
4. Pada perkembangan berikutnya cangkul yang digunakan petani untuk mengolah tanah sudah dirasa tidak cocok lagi. Petani membutuhkan alat pengolah tanah yang dapat bekerja secara cepat dan menggunakan tenaga manusia semakin sedikit. Dalam konteks ini, mana yang menggambarkan perkembangan peradaban manusia yang dapat menciptakan kebutuhan manusia. Kemudian, jelaskan perkembangan kebutuhan manusia akan mendorong berkembangnya kegiatan ekonomi.
Jawab :
Cangkul yang digunakan oleh petani saat ini, sudah tidak cocok lagi. Para petani membutuhkan alat pengolah tanah yang lebih canggih dan bisa bekerja dengan cepat dan menggunakan sedikit tenaga manusia. Meningkatnya kebutuhan manusia pasti juga akan membawa akkibat pada berkembangnya kegiatan ekonomi, yang diikuti dengan perkembangan teknologi, seperti jual beli barang. Contoh tersebut bisa dikatakan juga dengan mulai berkembangya kegiatan ekonomi.
5. Seorang petani menggarap sebidang tanah yang ia miliki bersama 2 orang anaknya. Petani tersebut memutuskan untuk menanam jagung dengan cara yang sangat tradisional, yakni mengolah tanah dengan menggunakan cangkul. Dalam proses produksi ini kegiatan mana yang menggunakan sumberdaya alam, sumberdaya manusia (petani) dan sumberdaya modal.
Jawab :
* Sumber Daya Modal, yaitu benih jagung dan cangkul.
* Sumber Daya Alam, yaitu tanah
* Sumber Daya Manusia (petani), yaitu tenaga kerja petani dan kedua anaknya.
6. Seorang petani memiliki sebidang tanah dan memutuskan lahan tersebut akan ditanami jagung. Pengolahan tanah, penanaman bibit, perawatan dan memetik hasil (panen) menggunakan cara tradisional. Banyaknya bibit yang ia gunakan diperkirakan akan menghasilkan jagung sebanyak 1 ton. Jagung hasil produksi tersebut akan dijual kepada pembeli di pasar-pasar tradisional. Dalam konteks ini, mana yang termasuk masalah what, how dan mana yang termasuk masalah for whom?
Jawab :
*
What, yaitu apa yang akan ditanam oleh petani pada sebidang tanah miliknya?
*
How, yaitu bagaimana cara pengolahan tanah, penanaman bibit, perawatan, dan pemetikan hasil (panen) nya?
*
For Whom, yaitu kepada siapa petani akan menjual hasil produksi (panen) ?
7. Sebuah Negara mengelola perekonomiannya dengan menguasai sebagian besar sumberdaya ekonomi yang dimiliki Negara tersebut. Perusahaanperusahaan yang terdapat di Negara tersebut sebagian besar merupakan perusahaan Negara yang berfungsi mengatur sebagian besar masalah konsumsi, produksi dan distribusi di Negara tersebut. Menurut anda, perekonomian tersebut menganut system ekonomi apa?
Jawab :
Sytem ekonomi monopoli, karna perusahaan – perusahaan yang ada di Negara tersebut dikuasai oleh pemerintahan, dimana pemerintah mengatur segala jenis konsumsi, produksi dan distribusi. Laba yang dihasilkan juga akan akan sepenuhnya masuk dalam kas pemerintahan.
8. Manusia memerlukan oksigen (O2) untuk hidup. Manusia dapat memperoleh oksigen di udara bebas. Pada saat seseorang sedang sakit, orang tersebut tidak mampu memanfaatkan (mengambil) oksigen yang terdapat dalam udara bebas. Namun harus melalui alat Bantu (tabung oksigen). Dalam konteks ini, mana oksigen yang merupakan barang bebas dan mana oksigen yang merupakan barang ekonomis.
Jawab :
*
Barang bebas, manusia bisa mennghirup oksigen secara bebas di udara dan tidak dibatasi.
*
Barang ekonomis, seorang pasien yang sakit, dia harus membayar oksigen yang harus dia hirup karna dia hanya bisa menggunakan tabung oksigen untuk bernafas,
9. Sebuah perusahaan melakukan penelitian pasar. Hasil penelitian memberi informasi bahwa pasar membutuhkan 100 ribu unit computer lebih banyak daripada jumlah computer yang mampu tersedia saat ini setiap tahun. Perusahaan tersebut memutuskan akan memproduksi 100 ribu unit computer setiap tahun dengan target pembelinya adalah mahasiswa. Computer dibuat dengan menggunakan lebih banyak sumberdaya modal (padat modal). Dalam konteks ini, mana pasar yang mampu memecahkan masalah ekonomi what, how dan for whom?
Jawab :
*
What, yaitu pasar membutuhkan 100 ribu unit computer lebih banyak dari jumlah computer yang mampu tersedia di pasaran tiap tahun.
*
How, yaitu perusahaan akan memproduksi 100 ribu unit computer.
*
For Whom, yaitu target pembelinya adalah mahasiswa.
10. Permintaan terhadap barang X ditunjukkan oleh skedul berikut ini:
Harga X 5 10 15 20 25
Jumlah X yang diminta 90 80 70 60 50
Gambarkan kurva permintaan terhadap barang X berdasarkan harga dan jumlah barang X yang diminta seperti pada skedul permintaan terhadap barang X di atas.
Jawab :
Skedul Permintaan;
Harga X 5 10 15 20 25
Jumlah X 90 80 70 60 50
Kurva permintaan
11. Penawaran terhadap barang X ditunjukkan oleh skedul berikut ini:
Harga X 5 10 15 20 25
Jumlah X yang ditawarkan 10 20 35 50 65
Gambarkan kurva penawaran terhadap barang X berdasarkan harga dan jumlah barang X yang diminta seperti pada skedul penawaran terhadap barang X di atas.
Jawab :
Skedul penawaran;
Harga X 5 10 15 20 25
Jumlah X 10 20 35 50 65
Kurva penawaran
12. Permintaan dan penawaran terhadap barang X ditunjukkan oleh skedul
berikut ini;
Harga X 5 16 22 26 30
Jumlah X yang diminta 90 68 56 48 40
Jumlah X yang ditawarkan 5 38 56 68 80
Gambarkan kurva permintaan dan kurva penawaran terhadap barang X berdasarkan harga dan jumlah barang X yang diminta dan yang ditawarkan seperti pada skedul permintaan dan penawaran terhadap barang X di atas.
Jawab :
Skedul Permintaan dan Penawaran
Harga X 5 16 22 26 30
juml diminta 90 68 56 48 40
juml ditawarkan 5 38 56 68 80
Kurva permintaan dan penawaran
13. Permintaan terhadap barang X ditunjukkan oleh persamaan: Q = 100 – 2P. Gambarkan kurva permintaan terhadap barang X berdasarkan persamaan permintaan tersebut.
Jawab :
Q=100-2P
-2P=-100
P=-100/-2
P=50
14. Penawaran terhadap barang X ditunjukkan oleh persamaan: Q = 3P – 10.
Gambarkan kurva penawaran terhadap barang X berdasarkan persamaan
penawaran tersebut?
Jawab :
15. Permintaan dan penawaran terhadap barang X ditunjukkan oleh
persamaan; Q = 100 – 2P dan Q = 3P – 10. Gambarkan kurva permintaan dan kurva penawaran terhadap barang X berdasarkan persamaan permintaan dan persamaan penawaran tersebut?
Jawab :
16. Permintaan dan penawaran terhadap barang X ditunjukkan oleh persamaan; Q = 100 – 2P dan Q = 3P -10. Tentukan harga dan jumlah barang keseimbangan terhadap barang X.
Jawab :
Q = 100 – 2p = 3p – 10
3p – 10 +2p – 100 = 0
5p = 110
P = 22 ( nilai keseimbangan kurva tersebut)
100 – 2p = 0
100 – 2 (22) = 0
100 - 44 = 66 ( nilai q1 )
3p -10 = 0
3(22) – 10 = 0
66 -10 = 56 ( nilai Q2 )
17. Permintaan dan Penawaran terhadap barang X ditunjukkan oleh persamaan;Q= 100 – 2P dan Q = 3P – 10. Jika harga yang terjadi di pasar adalah 25, apa yang terjadi di pasar (excess supply atau excess
demand)? Tentukan jumlah kekurangan atau kelebihan barang di pasar pada harga 25 tersebut?
Jawab :
Yd = 25 (100-2p)
Yd 2500 – 50p
2500 – 50p = 50p
100p = 2500
P = 25
Jadi Yd 2500 – 50p
= 2500 – 50(25)
=2500 - 1250
=1250 ( jumlah kelebihan barang )
Ys = 25 ( 3p – 10)
Ys 75p – 250
75p – 250 = 75p
150p =250
P = 1,67
Jadi Ys 75p – 250
75 ( 5 )- 250
= 375 -250
= 125 (jumlah kekurangan barang )
18. Permintaan dan penawaran terhadap barang X ditunjukkan oleh persamaan:Q= 100 – 2P dan Q = 3P – 10. Jika harga yang terjadi di pasar adalah 15, apa yang terjadi di pasar (excess supply atau excess
demand)? Tentukan jumlah kekurangan atau kelebihan barang di pasar pada harga 15 tersebut?
Jawab :
Yd = 15 (100-2p)
Yd 1500 – 30p
1500 – 30p = 30p
60p = 1500
P = 25
Jadi Yd 1500 – 30p
= 1500 – 30(25)
=1500 -750
=750 ( jumlah kelebihan barang )
Ys = 15 ( 3p – 10)
Ys 15p – 150
15p – 150 = 15p
30p =150
P = 5
Jadi Ys 15p – 150
15 ( 5 )- 150
= 75 -150
= -75 (jumlah kekurangan barang )
19. Salah satu campur tangan pemerintah dalam perekonomian adalah dengan mengeluarkan kebijakan harga dasar (floor price) dan harga tertinggi (ceiling price). Jelaskan tujuan pemerintah menentukan harga dasar dan harga tertinggi tersebut?
Jawab :
Tujuan pemerintah jelas, agar bisa mengendalikan keseimbangan pasar. Harga dasar adalah harga eceran yang ditetapakan pemerintah karna melimpahnya penawaran barang terebut dipasar, sedangkan harga tertinggi ditetapakan karna dengan menurunnya penawaran barang dipasar, pemerintah melakukan operasi.
20. Pada suatu perekonomian, pemerintah melakukan kebijakan harga dasar dan harga maksimum terhadap barang X. apa yang akan dilakukan pemerintah jika pada saat tertentu dimana (a) harga barang X yang terjadi di pasar pada tingkat di bawah harga dasar? (b) harga barang X yang terjadi di pasar pada tingkat di atas harga tertinggi.
Jawab :
– apabila harga barang (x) yang tejadi dipasar pada tingkat dibawah harga dasar maka pemerintah membali barang (x) tersebut dengan harga dasar.
akan terjadi operasi pasar apabila harga dipasar mengalami harga tertinggi
Sabtu, 13 Februari 2010
YANG TELAH BERLALU
Hari-hari telah kulewati
Musimpun semakin berganti
Anginpun kini telah berhembus kembali
Seakan jiwaku yang pernah mati hidup kembali….
Terangnya sinar mentari
Terangi seluruh jiwaku
Membuka hatiku yang pernah terdiam mati
Menyadari diriku ternyata hidup sangat berarti....
Ingin kujalani hidup dengan bahagia
Lewati masalah yang tak pernah kunjung hentinya
Yang berlalu biarlah teus berlalu
Hapuslah masa lalu....
By : Wahyu. H
Sabtu, 26 Desember 2009
SISTEM PENDIDIKAN MUSIC INTERNASIONAL
· Education
Feeling
Playing
Singing
Hearing
· Practice
Sekolah musik Yamaha, yang didirikan di Jepang pada tahun 1954, sudah dikenal serta dihargai di seluruh dunia. Sekolah ini memiliki reputasi yang tinggi karena metode pengajarannya yang unik berdasarkan pendidikan tepat usia.
Keinginan kami yang tulus untuk memupuk perkembangan yang positif kepada generasi muda melalui musik, memungkinkan kami untuk terus berkembang. Murid Yamaha diseluruh dunia menikmati persahabatan dengan bahasa musik yang universal. Bagi anak-anak, usia 4 - 5 tahun adalah masa yang sangat penting dalam memupuk kepekaan dan menambah kemampuan dasar bermusik, yaitu kurikulum didalam Sistem Pendidikan Musik Yamaha pada tiap jenjang usia; khususnya JMC, disusun berdasarkan perkembangan fisik dan mental anak-anak, sehingga anak - anak dapat memperoleh kemampuan dasar bermusik dan juga memperluas kepekaan bermusik melalui kegiatan mendengar, bernyanyi, dan memainkan alat musik dengan penuh kegembiraan.
CHILDREN ELECTONE COURSE (ESC)
Untuk usia 6 - 8
Belajar musik pop masa kini dengan menggunakan fungsi-fungsi registrasi yang dimiliki oleh Electone.
JUNIOR ELECTONE COURSE (ESC)
Untuk usia 9
Belajar musik pop dengan tujuan agar dapat membuat aransemen dan berimprovisasi.
JUNIOR PIANO COURSE
Untuk usia 6 tahun keatas.
Belajar bermain piano mulai tingkat dasar sampai menjadi pengajar dengan metode pengajaran perorangan (private lesson)
KEYBOARD COURSE
Untuk usia 12 tahun
Mengajarkan cara bermain keyboard dengan baik dan menyenangkan
KURSUS GITAR CLASSIC
Untuk usia 11 tahun keatas
menggunakan gitar ukuran standard dan metode pengajar yang efektif.
MUSIC WONDERLAND
Untuk usia 3 tahun.
Metodenya dirancang khusus sesuai usia anak-anak.
JUNIOR MUSIC COURSE
Untuk usia 4 - 5 tahun.
Belajar bernyanyi dan melatih pendengaran, membuat aransemen serta lagu.
Sabtu, 12 Desember 2009
STRUKTUR ORGANISASI PUSKESMAS
PROFIL PUSKESMAS SIMPANG EMPAT
PROFIL PUSKESMAS SIMPANG EMPAT TAHUN 2008
DATA GEOGRAFI
Puskesmas Simpang Empat adalah puskesmas rawat jalan yang berjarak 30km dari ibukota kabupaten Banjar, Martapura, dan berjarak 69km dari ibukota propinsi,
- Sebelah Utara : Desa Batu Balian, wilayah kerja Puskesmas Sungkai
- Sebelah Timur : Desa Pengaron, Kecamatan Pengaron
- Sebelah Selatan : Kecamatan Mataraman
- Sebelah Barat : Kecamatan Sungai Tabuk
Berikut daftar desa yang berada di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat :
| No. | Nama Desa | Luas Wilayah (km2) | Jarak ke PKM (km) | Jumlah Penduduk (jiwa) |
| 1 | Simpang Empat | 25 | 0 | 3325 |
| 2 | Sungai Raya | 30 | 3 | 1921 |
| 3 | Sungai Langsat | 15 | 5 | 510 |
| 4 | Lawiran (IDT) | 24 | 4 | 842 |
| 5 | Sungai Tabuk | 16 | 8 | 500 |
| 6 | Lok Cantung | 14 | 9 | 527 |
| 7 | Tanah Intan | 16 | 7 | 1439 |
| 8 | Cabi | 15 | 2 | 816 |
| 9 | Surian Hanyar | 16 | 13 | 1964 |
| 10 | Paring Tali (IDT) | 17 | 8 | 748 |
| 11 | Simpang Lima (IDT) | 5 | 40 | 679 |
| 12 | Karya Makmur (IDT) | 8 | 32 | 481 |
| 13 | Sindang Jaya (IDT) | 5 | 35 | 688 |
| 14 | Sumber Sari (IDT) | 10 | 29 | 493 |
| 15 | Makmur Karya (IDT) | 10 | 32 | 1036 |
| 16 | Alalak Padang (IDT) | 29 | 27 | 1283 |
| JUMLAH TOTAL PENDUDUK (Jiwa) | 17252 | |||
DATA DEMOGRAFI
Jumlah penduduk yang di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat tahun 2008 adalah 17.252 jiwa, dengan suku terbesar adalah suku Banjar, dan lainnya adalah suku Madura, suku Jawa, suku Sunda, yang bermata pencaharian sebagai petani (95%) dan sisanya berwiraswasta.
DATA SOSIAL, BUDAYA, DAN PENDIDIKAN
Mayoritas penduduk memeluk agama Islam (99%), jumlah tempat ibadah sebanyak 37 buah, terdiri dari 17 masjid dan 20 langgar.. Tingkat pendidikan penduduk rata-rata adalah lulusan SD / sederajat dan sudah mendapatkan sarana informasi dan komunikasi melalui T.V., radio,
Perumahan penduduk sebagian besarberbentuk rumah panggung yang pada dinding, pintu, dan jendelanya terbuat dari bahan kayu dengan bagian atapterbuat dari sirap, daun rumbia, dan seng.
Jumlah TK ada 1 buah, SD Negeri / Swasta ada 23 buah, dan SMP Negeri ada 2 buah.
DATA SOSIAL EKONOMI
Komposisi mata pencaharian penduduk di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat adalah sebagai berikut :
- Petani : 95%
- Pedagang : 3%
- Nelayan : 1.5%
- PNS / POLISI / ABRI : 0.5%
DATA SUMBER DAYA DAN KETENAGAAN
- SUMBER DAYA FISIK
| No. | SARANA | JUMLAH | KEADAAN |
| 1. | Puskesmas Induk th. 1976 | 1 | Permanen, Rusak Berat |
| 2. | Puskesmas Pembantu th. 1980, 1983, 1985, 1987, 1990, 1995, 1996. | 7 | 3 Permanen, 4 Semi Permanent, 3 Baik, 1 Rusak Sedang, 3 Rusak Berat |
| 3. | Rumah Dinas Dokter th. 1985 | 1 | Permanen, Rusak Berat |
| 4. | Rumah Dinas Dokter Gigi th. 1998 | 1 | Permanen, Rusak Berat |
| 5. | Rumah Dinas Paramedis th. 1976, 1983, 1984, 1998. | 4 | 3 Permanen, 1 Semi Permanen, 4 Rusak Berat |
| 6. | Mobil Puskesmas Keliling | 1 | Baik |
| 7. | Sepeda Motor | 7 | 3 Rusak Berat, 1 Rusak Sedang, 3 Baik |
- DATA SARANA KESEHATAN
| No. | BANGUNAN | KEADAAN |
| PUSKESMAS PEMBANTU | ||
| 1 | SUNGAI RAYA | RUSAK BERAT |
| 2 | DESA IV | RUSAK BERAT |
| 3 | SURIAN HANYAR | RUSAK BERAT |
| 4 | MAKMUR KARYA | RUSAK BERAT |
| 5 | SIMPANG | RUSAK BERAT |
| 6 | KARYA MAKMUR (SP II) | RUSAK BERAT |
| 7 | ALALAK | TIDAK |
| 8 | SUMBER SARI | RUSAK BERAT |
| POLINDES | ||
| 1 | SUNGAI RAYA | RUSAK TOTAL |
| 2 | TANAH INTAN | BAIK |
| 3 | SURIAN HANYAR | RUSAK BERAT |
| 4 | PARING TALI | RUSAK TOTAL |
| 5 | SIMPANG | RUSAK BERAT |
| 6 | MAKMUR KARYA | RUSAK BERAT |
| 7 | ALALAK | RUSAK BERAT |
| 8 | SUMBER SARI | RUSAK BERAT |
- DATA INVENTARIS KENDARAAN BERMOTOR
| No. | Merek | No. Polisi | Tahun | Keadaan | Keterangan |
| 1 | Suzuki A 100 X | DA 740BI | 1996 | Rusak Berat | Puskesmas |
| 2 | Honda Astrea | DA 5661 | 1995 | Rusak Berat | Puskesmas |
| 3 | Suzuki Smash | DA 787 BM | 2002 | Baik | Bidan Simpang |
| 4 | Suzuki Smash | DA 788 BM | 2002 | Rusak Berat | Bidan Sumber Sari |
| 5 | Yamaha Vega R | DA 308 BD | 2006 | Baik | Puskesmas |
| 6 | Suzuki Shogun | DA 378 BD | 2006 | Baik | Bidan Surian |
| 7 | Suzuki Thunder | DA 423 BD | 2007 | Baik | Pustu Karya Makmur |
| 8 | Suzuki APV | DA 950 BB | 2008 | Baik | Puskesmas |
- SUMBER DAYA TENAGA
| No. | Jenis Tenaga | Pendidikan | Jumlah | Keterangan |
| 1 | Dokter Umum | FK | 3 | PTT |
| 2 | Dokter Gigi | FKG | 1 | PTT |
| 3 | Pelaksana Gizi | AKZI | 1 | TKS |
| 4 | Bidan | AKBID | 8 | 6 PNS, 2 PTT |
| 5 | Perawat Kesehatan | SPK | 8 | PNS |
| 6 | Sanitarian | SPPH | 1 | PNS |
| 7 | Analis | AAK | 1 | PNS |
| 8 | Prakarya Kesehatan | SMA | 1 | TKS |
| 9 | Perawat Gigi | AKG, SPRG | 3 | PNS,TKS |
| 10 | Asisten Apoteker | SMF | 1 | PNS |
| JUMLAH | 27 | | ||
VISI, MISI, dan MOTO PKM SIMPANG EMPAT
VISI : Menuju Kabupaten Banjar Sehat 2010
MISI : Menjadikan PKM Simpang Empat sebagai wadah pelayanan PREVENTIF, CURATIF, REHABILITATIF, dan EDUKATIF di bidang kesehatan kepada seluruh anggota masyarakat di cakupan wilayah kerja PKM SIMPANG EMPAT
MOTO : SAKIT ITU MAHAL, SEHAT ITU MURAH…
“karena saat anda sakit, anda memerlukan uang untuk berobat,minimal untuk transport ke pelayanan kesehatan. Maka dari itu Penyakit HARUS DICEGAH dengan cara PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT…INGAT ITU!!!!”
Pikiran dan Rencana
Beberapa waktu lalu, saat dilakukan rapat koordinasi teknis puskesmas kab. Banjar, disebutkan akan dirumuskan konsep Puskesmas kabupaten Banjar th.2010. Rencananya hal ini akan dilakukan rapat terdahulu dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dengan seluruh Puskesmas yang diwakili masing-masing kepala Puskesmas, perwakilan Dokter, perwakilan Bidan, Perwakilan Perawat, dan instasi-2 terkait.
Saya sebagai kepala Puskesmas Simpang Empat, sangat senang dengan rencana ini, melihat dari sisi fungsi edukatif,promotif,rehabilitatif,dan preventif pada masyarakat, perkembangan Puskesmas dalam beberapa waktu ini berkembang dengan sangat lambat. Hal ini jika ditelaah lebih lanjut, penyebabnya tak lain adalah (secara klasik sudah pasti) soal ekonomi dan management puskesmas (yang tidak bisa mengelola dengan bebas)sesuai dengan kebutuhan masyarakat disekitarnya.
Maksudnya, saya melihat kepentingan pelayanan kesehatan masyarakat di beberapa daerah berbeda kepentingannya dengan daerah lainnya. Mungkin di daerah lain telah maju, sehingga sudah memerlukan adanya pelayanan kesehatan spesialistik, atau ada juga daerah yang masih tertinggal yang masih harus dibina masalah kesehatan lingkungannya,
Tetapi semua itu tetap bersumber pada satu kata, yaitu PELAYANAN KESEHATAN YANG OPTIMAL yang dilayani secara TEPAT WAKTU, TEPAT ORANG, dan TEPAT FUNGSINYA. Mengingat saat ini, tenaga kesehatan di daerah yang sangat minim, hal ini mungkin agak sulit untuk dapat dipenuhi. Beruntung beberapa waktu lalu diadakan penerimaan CPNS dan PTT di Kab.Banjar, yang diharapkan dapat memenuhi kekosongan-kekosongan tempat di daerah-2 terpencil. Tetapi kembali saya harapkan semoga tidak ada berbagai macam peng“edit”an tempat penempatan daerah terpencil untuk dipindahkan ke daerah perkotaan yang notabene sudah banyak atau lengkap tenaga kesehatannya.
Kembali pada pokok permasalahan, saat ini di Puskesmas kami sangat kekurangan tenaga dan dana, mengingat ketergantungan Puskesmas kami pada kucuran dana dari atas, masih incrit-incrit. Walau kami tahu bahwa di Dinas-pun juga tidak ada dana. (kami tidak tahu bagaimana hal ini dapat terjadi). Hal ini sempat membuat kami kebingungan dan hilang arah, yang akhirnya teman-teman Puskesmas berpartisipasi turut bahu membahu membantu kegiatan kesehatan dengan dana seadanya.
Persoalan di atas sebenarnya dapat diatasi dengan beberapa cara yang benar:
- Memberikan kebebasan Puskesmas untuk swa-manajemen dana Puskesmas.
- Pengadaan koperasi petugas dalam Puskesmas.
- Atau memperbolehkan Puskesmas untuk mengadakan pelayanan lebih kepada masyarakat yang tentunya dengan taarif yang berbeda.
Saya mempunyai usul, bagaimana seandainya Puskesmas diperbolehkan memberikan paket pelayanan pengobatan kepada masyarakat. Misalnya :
- Paket A: pengobatan dari Obat yang disediakan Pemerintah. Yang tentunya GRATIS.
- Paket B: pengobatan dari campuran obat pemerintah dan obat Paten (koperasi)
- Paket C: pengobatan dengan Obat Paten. Yang disediakan dari koperasi Petugas Puskesmas.
Dan semuanya harus diatur dalam suatu peraturan sehingga nantinya tidak diperbolehkan memberatkan masyarakat. Masyarakat bebas memilih mana yang disukainya, dan petugas kesehatan tidak diperkenankan memaksakan pilihannya kepada masyarakat. Hasil dari koperasi tersebut dapat dipakai untuk berbagai kegiatan yang sulit dilakukan atau terhambat pelaksanaannya (misalnya
Ini hanya sebuah usul yang sangat banyak kekurangannya, saya hanya ingin agar Puskesmas yang ada sekarang ini dapat berkembang fungsinya, dari curatif, rehabilitatif, preventif (baik dengan cara promotif maupun edukatif), bahkan mungkin nantinya bisa secara spiritual, karena menurut saya, kesehatan harus dipandang secara HOLISTIK (keseluruhan) dari fisik, jiwa, dan lingkungan keluarga dan masyarakat.Amin.
Struktur Organisasi PKM Simpang Empat

Jumat, 11 Desember 2009
About Me
TTL : Palu, 30 juni 1989
Alamat : Jl. Haji Nawih no.115 PD.Gde(Bekasi)
Status : Single
Agama : Islam
Hobi : listening music, basketball, playing guitar
Music Favorit : Mr.Big, McR, the used, alter bridge, story of the year, dream
theater, Simple Plan, Good Charlotte
TV Favorit : global tv, MTV music awards
Film Favorite : Action, Super hero, Humor & Horor
College : Information System of Gundar University '08
Kegiatan : Mahasiswa